menjadi pebisnis


Berbisnis dan Berdagang

لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَبْتَغُوا فَضْلًا مِنْ رَبِّكُمْ
“....Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Tuhanmu.. ( Al-Baqarah : 198 )
Seperti dikatakan oleh Prof. Aflazul Rahman dalam bukunya “Muhammad: A Trader” bahwa Rasulullah SAW adalah pebisnis yang jujur dan adil dalam membuat perjanjian bisnis. Ia tidak pernah membuat para pelanggannya mengeluh. Dia sering menjaga janjinya dan menyerahkan barang-barang yang dipesan dengan tepat waktu. Muhammad SAW pun senantiasa menunjukkan rasa tanggung jawab yang besar dan integritas yang tinggi dalam berbisnis. Dengan kata lain, beliau melaksanakan prinsip manajemen bisnis modern yaitu kepuasan pelanggan (customer satisfaction), pelayanan yang unggul (service exellence), kemampuan, efisiensi, transparansi (kejujuran), persaingan yang sehat dan kompetitif. Dalam menjalankan bisnis, Muhammad SAW selalu melaksanakan prinsip kejujuran (transparasi). Ketika sedang berbisnis, beliau selalu jujur dalam menjelaskan keunggulan dan kelemahan produk yang dijualnya.
Ternyata prinsip transparasi beliau itu menjadi pemasaran yang efektif untuk menarik para pelanggan. Beliau juga mencintai para pelanggannya seperti mencintai dirinya sehingga selalu melayani mereka dengan sepenuh hatinya (melakukan service exellence) dan selalu membuat mereka puas atas layanan beliau (melakukan prinsip customer satisfaction).
Dalam melakukan bisnisnya, Muhammad SAW tidak pernah mengambil margin keuntungan sangat tinggi seperti yang biasa dilakukan para pebisnis lainnya pada masanya. Beliau hanya mengambil margin keuntungan secukupnya saja dalam menjual produknya.Ternyata kiat mengambil margin keuntungan yang dilakukan beliau sangat efektif, semua barang yang dijualnya selalu laku dibeli Orang-orang lebih suka membeli barang-barang jualan Muhammad daripada pedagang lain karena bisa mendapatkan harga lebih murah dan berkualitas. Dalam hal ini, beliau melakukan prinsip persaingan sehat dan kompetitif yang mendorong bisnis semakin efisien dan efektif.
Boleh dikatakan Rasulullah SAW adalah pelopor bisnis yang berdasarkan prinsip kejujuran, transaksi bisnis yang adil dan sehat. Beliau juga tidak segan mensosialisasikan prinsip-prinsip bisnisnya dalam bentuk edukasi dan pernyataan tegas kepada para pebisnis lainnya. Ketika menjadi kepala negara, Rasulullah SAW mentransformasikan prinsip-prinsip bisnisnya menjadi pokok-pokok hukum. Berdasarkan hal itu, beliau melakukan penegakan hukum pada para pebisnis yang nakal. Beliau pula yang memperkenalkan asas “Facta Sur Servanda” yang kita kenal sebagai asas utama dalam hukum perdata dan perjanjian. Di tangan para pihaklah terdapat kekuasaan tertinggi untuk melakukan transaksi bisnis yang dibangun atas dasar saling setuju.

Belajar Cara Berdagang Rasulullah SAW

Ketika Nabi Muhammad SAW, berusia 25 tahun, sebelum diangkat menjadi seorang nabi dan rasul, beliau pernah menjalankan perniagaan bersama Siti Khadijah ke negeri Syam. Pada waktu berdagang, ia ditemani oleh Maisarah, budak Siti Khadijah.

Tips Berdagang Cara Nabi muhammad SAW

Kejujuran, Keramahan, sopan santun yang ditunjukan oleh pemuda Muhammad dalam berdagang membuat kagum Maisarah. Misalnya jika barang dagangannya dijual jelek maka dikatakan jelek. Begitu pun sebaliknya, jika barang-barang itu baik dikatakan baik. Beliau tidak menyembunyikan barang-barang yang jelek di balik barang-barang yang baik. Harga yang ditawarkan kepada pembeli sesuai dengan yang disepakati Siti Khadijah. Ia tidak mengambil untung diluar yang disepakati. Oleh karena itu, banyak pembeli yang terkesan dan tertarik cara berdagang beliau.

Kisah inspiratif Pendiri kfc

Nama Kolonel Sanders pasti tidak terdengar asing lagi di telinga kita. Ya, Ia adalah pendiri Kentucky Fried Chicken (KFC) yang sangat terkenal itu. Menurutmu, bagaimana ia bisa seterkenal seperti sekarang ini? Apakah ia lahir di keluarga kaya yang memungkinkannya untuk mewujudkan segala cita-citanya dengan mudah? Atau ia adalah orang yang beruntung begitu saja tanpa melakukan apa-apa? Mungkin ada banyak orang yang berpikir seperti itu. Tetapi cerita sesungguhnya sangatlah jauh dari yang kita bayangkan.
 Kolonel Harland Sanders lahir pada tanggal 9 September 1890 di Henryville, Indiana, Amerika Serikat. Pada usia 6 tahun, ayahnya meninggal dan Ibunya sudah tidak mampu bekerja lagi sehingga Harland muda harus menjaga adik laki-lakinya yang baru berumur 3 tahun. Dengan kondisi ini ia harus memasak untuk keluarganya. Di masa ini dia sudah mulai menunjukkan kebolehannya. Pada umur 7 tahun ia sudah pandai memasak di beberapa tempat memasak. Pada usia 10 tahun ia mendapatkan pekerjaan pertamanya di dekat pertanian dengan gaji 2 dolar sebulan. Selepas itu, ia berganti-ganti pekerjaan selama beberapa tahun. Pertama, sebagai tukang parkir pada usia 15 tahun di New Albany, Indiana dan kemudian menjadi tentara yang dikirim ke Kuba.
Setelah Ia menjadi pensiunan Angkatan Darat Amerika, Ia hanya hidup dari tunjangan hari tuanya. Hari demi hari, uang tunjangan itu semakin menipis. Ia lalu berpikir tentang apa yang dapat Ia lakukan untuk orang lain. Lalu jawaban pertama yang Ia dapatkan adalah menawarkan resep ayam goreng yang Ia punya. Temannya menyukai ayam goreng buatannya, dan Ia berpikir bahwa resep ayam goreng itu juga akan disukai oleh banyak orang.
Akhirnya, pada usia 65 tahun, Ia mulai menawarkan resep itu ke restoran-restoran. Akan tetapi, banyak orang yang menertawakan dan menolaknya. Berapa kali Kolonel Sanders ditolak? Ia pernah ditolak 1009 kali! Ia berjuang selama 2 tahun menjelajahi Amerika dengan mobil tuanya. Tidur di mobil, dan bangun di pagi hari dengan kondisi siap untuk menawarkan resepnya pada restoran baru. Dan akhirnya, idenya diterima dengan sukses besar!! Ia telah mendengar 1009 kata "Tidak" sebelum akhirnya Ia mendengar kata "Ya". Pemenang bukanlah orang yang tidak pernah gagal, melainkan mereka tidak pernah menyerah. Saat ini, KFC telah memiliki lebih dari 18000 outlet yang tersebar di 120 negara dengan penghasilan 15 miliar dollar Amerika setiap tahunnya. KFC telah berkembang menjadi salah satu bisnis waralaba yang paling menguntungkan di seluruh dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 LANGKAH MENUJU SUKSES

Bersunguh-Sungguh dan Kerja Keras

Thomas Alfa Edison