Bersunguh-Sungguh dan Kerja Keras
Bersunguh-Sungguh dan Kerja Keras
مَنْ جَدّ وَ
جَدًّ
Barangsiapa
yang bersungguh-sungguh, maka ia akan mendapatkan.
( qaul salaf )
Apapun
pekerjaan dan usaha anda jika tidak bersungguh-sungguh maka tidak akan
mendapatkan hasil yang maksimal. Banyak orang yang bekerja ditempat yang sama,
pada waktu dan jumlah jam yang sama, dan pada posisi yang sama, namun
mendapatkan hasil yang berbeda. Bedanya dimana?, bedanya adalah pada kualitas
usaha yang dimilki masing—masing setiap
orang. Karena besar hasil yang didapatkan selalu sebanding dengan besar usaha
yang dilakukan.
Dalam mencapai kesuksesan sangat diperlukan
kegigihan dan keuletan, Tidak ada yang bisa menggantikan arti penting kegigihan
dan keuletan. Bakatpun tidak, sebab ada sekian banyak orang gagal meski mereka
berbakat. Pendidikan juga tidak bisa menggantikannya, sebab banyak orang
berpendidikan tinggi tidak bisa mencapai apa yang sebenarnya dicita-citakannya
kecuali hanya ijazah formalitas yang disimpan dalam lemari hingga usang ditelan
waktu.
Kegigihan, keuletan dan tekat yang membara
untuk mencapai tujuan hidup kitalah yang akan mampu mendobrak berbagai
rintangan dan hambatan yang akan kita hadapi. Jadi jika rintangan dan hambatan
yang membuat kita menyerah dan kalah sebelum berjuang maka kesuksesan tidak
akan kita dapatkan, oleh karena itu ingatlah pernyataan diatas, bahwa "Tidak ada yang bisa menggantikan kegigihan dan kesungguhan”.
Sukses
bukanlah keberuntungan akan tetapi hasil dari sebuah kesungguhan yang kita
lakukan, anda ingin sukses tapi tidak mau mencari tahu bagaimana jalan menunju
sukses, atau anda tahu sukses dan tahu bagaimana jalan menuju sukses namun
tidak mau memulai untuk melakukannya, atau anda tahu jalan sukses, tahu
bagaimana cara melakukannya dan sudah memulainya akan tetapi tidak
bersungguh-sungguh untuk melakukannya maka hasil yang anda dapatkan tidak akan
sempurna.
banyak orang tidak mengetahui pentingnya
kesungguhan dan kerja keras dalam
sebuah kesuksesan. Setiap kali kita
membicarakan tentang “kesuksesan” kita selalu terfokus pada hasil yang di dapat
dari orang sukses tersebut, namun kita tidak melihat bagimana proses ia meraih sebuah kesuksesan.
Kesuksesan bukan
hadiah melainkan hasil dari usaha dan kerja keras yang dilakukan, kesuksesan
juga tidak terjadi dengan sendirinya akan tetapi harus di dukung dengan
perjuangan dan pengorbanan. Seseorang harus berusaha untuk melakukan sesuatu
agar terjadi perubahan pada dirinya, sehingga dirinya sukses. Keyakinan yang kuat untuk meraih sukses dimulai dengan perencanaan yang
matang, pelaksanaan yang baik dan dilakukan dengan sepenuh hati agar impian
hidup sukses menjadi kenyataan.
Setiap keberhasilan pasti melalui kesungguhan
dan kerja keras yang luar biasa. kejelian melihat peluang dan mampu
mengoptimalkan seluruh kemapuan yang dimilki untuk meraih apa yang diimpikan
sesuai dengan yang diinginkan.
Tanda-tanda keberhasilan seseorang akan
tampak dari kerja keras dan perjuangan yang dilakukannya, semakin besar
perjuangan yang ia korbankan maka semakin besar pula hasil yang ia dapatkan.Tidak semua orang berusaha
kemudian langsung mendapatkan kesuksesannya,
ada harga yang harus dibayar yaitu dengan sungguh-sungguh, dan kerja
keras, bahkan terkadang harus berhadapan dengan pahitnya kegagalan.
Setiap kesulitan ada kemudahan
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (5) إِنَّ مَعَ
الْعُسْرِ يُسْرًا (6) فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ (7) وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ
(8)
“Karena Sesungguhnya sesudah
kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
Maka apabila kamu telah selesai (dari satu urusan), kerjakanlah dengan
sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu
berharap” (QS. Al-Insyirah [94]:5-8)
Dalam bahasa arab
kata ' yusra ' yang artinya mudah (tanpa alif laam) maknanya kemudahan
yang tiada terhingga, sementara kata ' al-usri ' yang artinya sulit (dgn
alif laam) menunjukkan kesulitannya spesifik ke satu objek. Dan kata ini
diulang sampai dua kali, yang dapat diambil makna bahwa Allah ingin memberi
penekanan atau penegasan tentang janjiNYA ini, bahwa setiap ada kesulitan (
kegagalan )Allah memberikan kemudahan ( kesuksesan ) setelahnya, dan kemudahan
yang tiada terhingga.
Dari ayat itujuga
kita bisa mengetahui bahwa allah swt memotivasi kita sebanyak 2 kali , bahwa
dalam satu kesulitan ada dua kemudahan , untuk itu janganlah khawatir jika
mendapatkan kesusahan dan kegagalan karena disetiap kesusahan dan kegagalan itu pasti ada
kemudahan, ini adalah janji allah yang pasti kepada setiap hambanya.jadi dengan
tanpa kita sadari allah swt telah menjamin hambanya sukses setelah menghadapi kegagalan.
“Bergembiralah kalian karena akan datang
kemudahan bagi kalian. Kesusahan tidak akan mengalahkan dua kemudahan.”
(Diriwayatkan oleh Ibnu jarir yang bersumber dari al-Hasan.)
Kegagalan memang menyakitkan. Apa yang kita
harapkan terkadang tidak sesuai dengan kita inginkan. Seringkali kegagalan
membuat hidup seseorang menjadi jatuh terpuruk dalam lubang keputusasaan. Namun
ingatlah kegagalan itu wajar dan semua orang pasti pernah mengalaminya.
Kegagalan bukan akhir dari segalanya, namun merupakan proses dari lahirnya
keberhasilan.
semakin kita terus bangkit dan memperbaiki setiap kegagalan yang
kita dapat, maka keberhasilan akan semakin dekat.
Menyerah dan putus asa karena kegagalan
adalah salah, karena seharusnya kegagalan itu bukan ganjalan yang membuat kita
berhenti dan putus asa melainkan menjadikannya sebagai batu loncatan untuk kita
melayang lebih tinggi. Keberhasilan diraih dengan tekad dan kerja keras, sebuah
batu jangan dianggap menjadi hambatan namun buatlah itu sebagai tumpuan untuk
melompat lebih tinggi dalam menggapai mimpi. Jangan terpuruk hanya karena
kegagalan, masih banyak kesempatan yang terbuka jika kamu terus memperbaiki
diri dan berusaha, jangan hanya diam dan menangisi kegagalan.
Buatlah kegagalan menjadi tekad dan semangat
baru yang lebih membara. Percayalah semuanya tidak akan ada yang sia-sia jika
anda belum melihat keberhasilan akan kerja keras yang dilakukan maka teruslah
berusaha, jangan pernah diam. semua akan mendapat hasilnya suatu saat nanti
pada waktu yang tepat
Hadapilah kegagalan dengan senyuman, yakinkan
dalam pikiran dan hati kegagalan ini bukanlah akhir dari semuanya, melainkan
tanda bahwa kesuksesan itu semakin dekat, maka dari itu terus berlari dan
segera menjemputnya dengan cara senantiasa memperbaikinya. Hal tersebut akan
membuat hati dan pikiran kita lebih tenang dan menjauhkan diri dari sikap
keputus asaan. Anggaplah kegagalan sebagai sahabat yang selalu menjadi
pengiring akan kedatangan keberhasilan kita, karna setiap ada kegagalan pasti
ada keberhasilan menanti di belakangnya.
Lewatilah kegagalan dengan hati dan pikiran
yang tenang dan ikhlas. Karena dengan hati yang ikhlas membuat kita tidak akan
pernah berhenti mencoba walau berhadapan dengan berbagai rintangan . Dengan
hati dan pikiran yang tenang membuat kita segera bangkit dan membenahi semua
kesalahan yang kita alami. Jangan pernah menyalahkan keadaan namun segeralah
memperbaikinya dan bersiaplah menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang akan
terjadi selanjutnya.
Tak dapat dielakkan lagi, kegagalan akan
menjadi pemicu rasa kekecewaan, patah semangat, dan putus asa. Setelah
mengalami kegagalan, ada dua macam tindakan yang dapat dilakukan seseorang.
Yang pertama adalah berdiam diri lalu memutuskan untuk berhenti atau mundur
dari perjuangan. Sedangkan yang kedua adalah mereka bangkit kembali untuk
mencoba lagi tanpa henti hingga harapan untuk menggapai kesuksesan itu
benar-benar tercapai sesuai yang diharapkan. Nah, untuk bangkit dari kegagalan
memang bukan perkara yang mudah. Ada seribu bayang kecemasan yang menghantui pikiran
dan ketakutan jikalau kegagalan itu ternyata terulang lagi. Oleh karena itu,
setiap orang yang tengah mengalami kegagalan harus diberi dukungan (support) dan rasa optimis agar
tak ragu lagi berjuang untuk menggapai kesuksesan yang tersebut. Jika anda
ataupun teman anda sedang terpuruk dalam kegagalan, maka perlu api pendorong
semangat, salah satu caranya adalah dengan membaca atau memberikan kata- kata
motivasi agar dapat bangkit dari
kegagalan.

Komentar
Posting Komentar