jangan menunda
Mulai dan Jangan Pernah Menunda Walau Sesaat
Rasulullah SAW bersabda : "Barangsiapa
yang suka melambat-lambatkan pekerjaannya maka tidak akan dipercepat
hartanya." (HR. Muslim)
Apakah Anda termasuk orang yang suka
menunda-nunda pekerjaan? Jika iya, maka Anda perlu waspada. Jangan sampai
rezeki di depan mata terlewat begitu saja. Selain itu menunda pekerjaan hanya
menumpuk penyakit malas yang hanya bisa disembuhkan oleh diri sendiri.
Kita tidak akan pernah bisa mengembalikan
waktu namun kita mampu mengubah keadaan, karena satu langkah kecil yang kita
lakukan itu jauh lebih baik daripada terus menuggu untuk melompat. Terkadang
sebelum memulai suatu hal kita terlalu mempunyai banyak pertimbangan padahal
nyatanya belom pernah mencoba dan merasakan karena hal inilah kita selalu
menunda, menunda satu menit saja sudah menyia-nyiakan ribuan peluang, menunda
selalu kita anggap suatu hal yang biasa
tapi perlu kita ingat bahwa akibat dari menunda sangat luar biasa.
Orang yang suka menunda-nunda waktu,
menunda-nunda kerja, dan menunda melakukan sesuatu akan mengalami banyak hal
yang tidak menyenangkan. Akibat menunda-nunda waktu itu pekerjaan menumpuk,
padahal harus diselesaikan secepat mungkin. Akhirnya pekerjaan yang menumpuk
itu dikerjakan dengan tergesa-gesa, akibatnya hasilnya tidak memuaskan, dan
pasti ada masalah. ketergesa-gesaan itu bisa menjadikan orang gelisah, susah, dan
stres. Apalagi kalau sudah terlihat hasilnya yang tidak memuaskan, akan timbul
keputusasaan. Jadi, penundaan waktu menjadi salah satu sumber stres. Maka
bagi yang ingin terhindar dari kegelisahan, hendaklah tidak membiasakan
menunda-nunda waktu.
Kecendrungan seseorang yang suka
menunda-nunda dapat diakibatkan oleh beberapa hal, antara lain karena memang
malas tanpa sebab-sebab tertentu,Orang seperti ini senangnya menganggur, tidak
mau mengerjakan sesuatu. Ada juga yang disebabkan perasaan takut gagal,Kegagalan
dianggapnya sebagai sesuatu yang mengecewakan,karena itu daripada merasa kecewa
di belakang, lebih baik pekerjaan itu ditundanya, jika ia lakukan maka akan
menambah beban pekerjaan sehingga menambah kegagalan yang bertumpuk-tumpuk dan
berlipat-lipat. Ada juga orang yang senang menunda-nunda waktu karena tidak
cakap melaksanakan tugasnya dengan baik. Setiap akan mengerjakan sesuatu, pasti
ada masalah dan merasa tidak mampu untuk mengatasinya.
Tetapi yang jelas bahwa terus-menerus
menunda-nunda waktu akan berakibat manusia seharian tidak melakukan sesuatu
kecuali hanya terus menungu waktu yang tak pasti dan menganggur. Kalau
demikian, kita tidak akan mendapatkan apa-apa dan menjalani kehidupan dengan
sia-sia. Kemudian yang dapat diraih adalah kegagalan dan kegagalan, akhirnya
hidup dalam keadaan susah dan melarat.
Setiap satu pekerjaan yang kita tunda ada
banyak pekerjaan lain yang sedang menunggu, maka disaat terus-menerus menunda
secara tidak sadar pekerjaan yang menunggu pun tak dapat diselesaikan. Sebagai
contoh” anda ingin membuka usaha ayam goreng, anda menunda karena belom
mempunyai keahlian untuk memasak, nah disaat anda sudah bisa memasak anda
menunda karena belum cukup modal, disaat ada modal anda menunda lagi karena
belum ada tempat yang cocok, disaat anda menemukan tempat yang cocok dan
menunda lagi menunggu waktu yang tepat. Jika hal ini anda lakukan sudah berapa
lama anda menunda untuk satu buah pekerjaan.
Menunda adalah menyia-nyiakan waktu dan jika
anda gagal mengelola wakut maka ingatlah anda akan gagal dalam mengelola
apapun. Maka dari itu jangan menunda apapun dan dalam hal apapun, karena waktu
itu bagaikan pedang jika anda tidak memotongnya maka ia yang akan memotong
anda.
Mengapa harus menunda nanti atau esok,
padahal kita tak sadar dan tak tahu bahwa nanti ada penyakit, kesibukan, bahkan
petaka yang akan menimpa? Oleh karena itu, yang merupakan sikap teguh hati
adalah bersegera memulai pekerjaan dan menunaikan kewajiban-kewajiban. Oleh
karena itu, Nabi SAW, berwasiat kepada kita:
“ Pergunakanlah lima kesempatan, sebelum datang lima halangan: Hidupmu
sebelum kematianmu, kesehatanmu sebelum sakitmu, peluangmu sebelum kesibukanmu,
masa mudamu sebelum masa tuamu, dan kekayaanmu sebelum kefakiranmu. (Riwayat Ahmad)
Menunda-nunda pekerjaan sama saja dengan
tidak menghargai waktu. Padahal waktu tidak akan pernah berputar kembali.
Mungkin saat ini Anda belum bisa merasakan kerugian yang Anda alami, namun
suatu saat anda akan merasakan betapa ruginya telah menyia-yiakan waktu.
Meskipun terlihat sepele, jika kebiasaan menunda-nunda pekerjaan telah melekat
pada diri Anda, maka hal ini akan berdampak buruk bagi kehidupan Anda.
Kebiasaan
menunda-nunda berawal dari kebiasaan Anda untuk tidak melakukan pekerjaan
sesuai dengan waktunya. Karena sering Anda lakukan maka hal ini berubah menjadi
sebuah kebiasaan yang sulit untuk Anda tinggalkan. Untuk dapat
menghilangkannya, yang harus Anda lakukan adalah melakukan pekerjaan Anda tepat
pada waktunya.
Sulit memang, belum lagi berbagai
gangguan yang seringkali datang untuk mengganggu Anda agar tidak menyelesaikan
pekerjaan Anda tepat waktu, seperti rasa malas, kurang motivasi,
hilangnya konsentrasi, dll. Namun jika Anda memiliki niat yang kuat untuk menghilangkan
kebiasaan insyallah pasti ada jalan.
Beberapa
tips dibawah ini untuk melawan kebiasaan menunda-nunda waktu:
1. Lakukan dengan segera
Apapun yang sudah menjadi tanggung jawab anda lakukan dengan segera
walaupun anda memiliki banyak waktu untuk mengerjakannya. lebih optimal
berpikir dan mengerjakan dengan santai dan selesai sebelum batas waktu akhir,
daripada mngerjakan dengan pikiran kacau
karena kepepet. Buang rumus "Nanti saya kerjakan kalau ada waktu yang
tepat".
Jika selalu berpikiran demikian maka tidak akan ada waktu yang tepat
bahkan untuk pekerjaan kecil sekalipin, karena pekerjaan tidak membutuhkan
waktu yang tepat akan tetapi waktu yang tepatlah yang membutuhkan pekerjaan.
2. Perioritaskan
pekerjaan yang lebih penting
Pekerjaan yang paling penting menjadi prioritas pertama yang harus
diselesaikan. Baru kemudian diikuti pekerjaan-pekerjaan lainnya, semua kita
pasti memiliki banyak pekrjaan, namun dalam hal ini pekerjaan yang pentinglah
yang harus didahulukan.
3. Memotivasi diri sendiri
Motivasi merupakan pendorong alam bawah sadar anda untuk melakukan
sesuatu. Motivasilah diri anda untuk membuang kebiasaan menunda nunda waktu
atau pekerjaan dengan cara salalu memikirkan hasil yang akan didapatkan jika
pekerjaan itu cepat diselesaikan, sebagai contoh "Saya bisa dan secepatnya
saya lakukan", "Jika saya melakukannya dengan segera, maka dengan
segera saya akan sukses", atau "Saya akan menerima akibat buruk
jika saya menunda nunda waktu dan pekerjaan saya".
4. Tentukan
deadline/ batas waktu
Dengan membuat batas waktu dalam
menargetkan pekerjaan akan lebih efektif,Semua hal atau pekerjaan yang
ditarget atau diberi batasan waktu maka pekerjaan itu akan selesai sebelum
batas waktu atau maksimal pada batas waktu akhir yang ditentukan. Sebagai
contoh jika anda harus mengerjakan tugas kuliah maka beri batasan waktu atau
deadline untuk itu seperti 2 hari sebelum presentasi atau tugas dikumpulkan.
Akan lebih efektif jika batasan waktu atau deadline itu anda tulis dalam sebuah
catatan penting, dengan mengurutkan tingkat perioritas pekerjan tersebut dan
ditempatkan di tempat yang anda mudah melihatnya, hal agar anda selalu ingat
untuk menyelesaikannya.
Dalam menentukan waktu anda diharapakan untuk menentukan batas waktu
sesuai kemampuan yang anda miliki dan
tidak hanya sekedar membuat catatan waktu yang tak berarti. Dan jika batas yang anda tentukan sudah sesuai dengan
kemampuan anda namun tidak dapat menyelesaikannya tepat pada waktunya dan tidak
sesuai dengan yang anda harapakan, maka jadikanlah itu sebagai pembelajaran.

Komentar
Posting Komentar